Aturan Main Bekerja Saat Menikahi Rekan Sekantor

Rekrutmen.info – Saya dulu bekerja dengan seorang mitra di kantor terlarang. Akibatnya, salah satu karyawan harus mengundurkan diri atau diberhentikan. Bukan tanpa alasan aturan ini ada karena dikhawatirkan keberadaan KKN karena hubungan khusus ini. Meski begitu, peraturan ini belum diberlakukan sejak Mahkamah Agung menghapusnya. Ini dimulai dengan gugatan oleh karyawan PLN pada 2018 lalu. Mereka mengklaim bahwa mereka tidak menerima diusir karena mereka menikah dengan seorang teman kantor. Gugatan mereka dimenangkan dan aturan ini secara resmi dihapuskan. Meski begitu ada etika bekerja dengan mitra tidak tertulis dan Anda harus menerapkannya. Etika kerja yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Bekerja di Divisi yang Berbeda

Adalah baik untuk bekerja di divisi yang berbeda dengan pasangan. Jika Anda masih sebuah divisi sebelumnya, minta atasan Anda untuk bekerja di divisi yang berbeda. Ini dapat mengurangi kecemburuan di antara karyawan. Anda juga lebih bebas bekerja dan mengurangi ketidaknyamanan dengan pasangan Anda. Apalagi jika posisi Anda dengan pasangan tidak sama. Tentu ada rasa tidak nyaman untuk ditegur atau ketika perbedaan pendapat.

Jaga kesopanan

Kantor adalah tempat umum di mana Anda tidak bisa mengumbar keintiman di depan umum. Terutama di depan karyawan kantor. Pastikan Anda dan pasangan tidak melanggar norma yang ada. Misalnya, menggunakan panggilan sayang di depan umum meski berstatus suami-istri.

Tidak ada masalah pribadi untuk berkelahi di kantor

Bedakan masalah rumah tangga dan kantor Anda. Jangan membawa masalah kantor ke rumah atau sebaliknya apalagi memicu pertengkaran. Pertahankan profesionalisme Anda saat bekerja. Oposisi pendapat mungkin tetapi ruang lingkupnya adalah diskusi yang tidak memicu pertengkaran dengan permusuhan. Hindari obrolan pribadi selama jam kantor terutama kepada sesama karyawan. Masalah Pribadi Anda adalah tanggung jawab Anda bukan bagian dari kantor.

Tidak Melakukan Tugas Bareng

Rumah tangga umumnya harus bersikap membantu untuk ditegakkan. Sayangnya ini tidak berlaku untuk mitra kerja. Tugas kantor pasangan Anda adalah tanggung jawabnya dan sebaliknya. Ini juga sama dengan tidak mengizinkan berbagi informasi sensitif antara mitra. Misalnya, berbicara tentang gaji yang Anda tahu tidak harus dibagi dengan pasangan. Menjaga informasi masing-masing divisi sama pentingnya dengan menjaga agar informasi perusahaan tetap terbuka.

Punya Teman Sendiri

Ada baiknya memiliki teman untuk nongkrong sendirian. Jangan selalu sendirian dengan pasangan. Selain tidak terlihat baik oleh karyawan lain tentu saja pasangan Anda juga perlu bergaul dengan orang lain. Beri pasangan ruang terpisah untuk bergaul dengan karyawan lain. Misalnya, untuk makan siang Anda juga bisa makan dengan sesama karyawan tidak hanya dengan pasangan Anda.

Jangan Bucin Ke Pasangan

Terutama jika Anda memegang posisi strategis seperti HRD atau keuangan. Jangan hanya karena dia adalah pasangan Anda, maka Anda mengabaikan kesalahan, terutama menutupinya. Bola pasangan yang melakukan kesalahan juga harus diperlakukan seperti karyawan lainnya. Misalnya mendapat surat teguran untuk membayar potongan.