4 Tips Menghadapi Atasan yang Cerewet

Rekrutmen.info –  Masuk dunia kerja butuh banyak sekali persiapan, baik persiapan fisik maupun mental. Menjadi seorang pekerja keras tentu harus tahan banting karena akan ada berbagai orang dengan karakter yang berbeda yang akan ditemui di tempat pekerjaan. Bisa jadi karakter seseorang ada yang tidak cocok dengan kepribadian diri sendiri karena tidak sedikit orang yang memiliki karakter yang cuek dan sombong. Apalagi ketika mulai masuk kerja tentu tidak langsung berada di jabatan yang tinggi tetapi harus nilai dari nol terlebih dahulu. Dengan demikian yang dihadapi bukan hanya rekan kerja tetapi bisa juga atasan.

Bagaimana Cara Menghadapi Atasan?

Tidak sedikit orang-orang yang memiliki atasan cerewet dan cuek. Bahkan kebanyakan atasan memiliki sifat demikian sehingga atau pekerja yang dibawahnya akan lebih segan. Meskipun demikian tetapi tidak perlu merasa frustrasi. Karena bagaimanapun juga, kondisi tersebut harus tetap diterima dan dihadapi. Apabila merasa sulit maka perlu mengetahui beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa  menghadapi atasan yang memiliki karakter bertolak belakang dengan diri sendiri.

 4 Tips Menghadapi Atasan yang Cerewet
4 Tips Menghadapi Atasan yang Cerewet

Inilah Cara tepat Menghadapi Atasan Kerja!

Adapun beberapa cara untuk menghadapi atasan adalah sebagai berikut.

1. Menetapkan batasan waktu ketika berbicara

Hal ini perlu dilakukan jika memiliki atasan yang cerewet sehingga tidak lagi harus menunjukkan rasa tidak suka yang ditujukan secara langsung. Dengan menetapkan batasan waktu ketika berbicara maka ini merupakan teknik yang sangat cerdas. Misalnya dengan mengatakan bahwa akan ada hal penting yang harus diselesaikan 10 menit lagi sehingga atasan tidak akan lama berbicara. Untuk itu maka kenali terlebih dahulu terkait dengan karakter atasan, cerewet atau tidak.

2. Menunjukkan gestur yang mengartikan kesibukan

Tidak sedikit orang yang tidak memiliki keahlian dalam retorika sehingga menggunakan gestur tubuh merupakan cara yang tepat untuk bisa menghindari atasan. Sebenarnya ini merupakan suatu penghindaran, tetapi lebih tepatnya adalah mengatasi. Misalnya saja apabila bertemu di ruangan atasan, maka cobalah perlihatkan bahasa tubuh yang menunjukkan seolah-olah sedang sibuk seperti halnya agak terburu-buru. Selain itu Usahakan cukup berdiri saja dan tidak perlu duduk karena jika duduk maka bisa terperangkap dalam pembicaraan yang panjang.

3. Mengirim pesan melalui email

Apabila ingin menyampaikan sebuah pesan atau tugas kepada atasan maka akan lebih tepat jika menggunakan email. Hal ini dilakukan apabila merasa atasan kurang cocok dengan diri sendiri terutama karena atasan tersebut cerewet. Apabila mengirim Tugas atau pesan melalui email maka tidak akan mendengar ucapan bertele-tele dan juga tidak akan membuang waktu. Namun apabila urusannya sangat penting akan lebih baik jika ditemui secara langsung. Mengatasi karakter atasan memang perlu tetapi profesionalitas tetap diutamakan.

4. Jangan lawan apa yang menurutnya benar

Banyak sekali orang yang merasa kesal dengan sikap dan karakter dari atasan. Namun perlu diketahui bahwa untuk mengatasinya maka jangan melawan karena hal tersebut justru akan memberikan dampak yang tidak baik untuk diri sendiri. Solusi terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan mendengarkan apa yang atasan ucapkan. Bagaimanapun setiap orang memiliki sifat yang berbeda-beda dan tugas dari setiap orang adalah untuk selalu beradaptasi. Dengan mendengarkan saja apa yang atasan ucapkan maka bisa mengurangi frustrasi.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa menghadapi atasan. Dalam sebuah pekerjaan tertentu memiliki jabatan struktural masing-masing atau posisi yang setiap orang berbeda. Karena banyak orang yang merasa sulit untuk menghadapi atasan kerja maka bisa melakukan beberapa hal diatas untuk menanganinya.